Tak Perawan Bisa Jadi POLISI atau tidak?

Tak Perawan Bisa Jadi Polisi, Kalau Gay atau Lesbi?

Jakarta – Kepala Pusat Kedokteran Kepolisian (Kapusdokkes) Polri Brigjen dr Arthur Tampi telah menegaskan tak ada tes perawan untuk calon polisi wanita (Polwan).

Jenderal bintang satu itu menggaris bawahi jika yang ada hanyalah tes kesehatan dimana andai seseorang ditemukan tidak perawan pun tetap bisa menjadi Polwan andai lolos tes dan syarat lain.

Tapi bagaimana jika seseorang itu mempunyai orientasi seksual penyuka sesama jenis alias gay atau lesbian?

“Selain kesehatan fisik juga dilakukan pemeriksaan kesehatan jiwa oleh dokter spesialis jiwa. Kita tidak menggali secara khusus (soal gay atau lesbian) tapi ada test MMPI,” kata Arthur

MMPI atau Minnesota Multiphasic Personality Inventory adalah tes psikometri yang digunakan untuk mengukur dan memberikan gambaran tentang dimensi kepribadian seseorang secara akurat.

“Jadi tes itu dengan cara menjawab secara tertulis atas pilihan jawaban. Selanjutnya didalami dengan wawancara dan memperhatikan tingkah laku, Apabila dalam tes ini ditemukan adanya kecenderungan ke penyimpangan perilaku seksual maka yang bersangkutan dinyatakan Tidak memenuhi syarat. Alias tidak akan lolos,” tegasnya tapi tidak menjelaskan apakah pernah ada seseorang yang pernah dinyatakan gugur jadi polisi karena diyakini sebagai gay atau lesbian.

tes keperawanan pada polri

Peraturan tes kesehatan fisik dan jiwa itu sesuai dengan Perkap nomor 5 Tahun 2009 tentang Pedoman Pemeriksaan Kesehatan Calon Anggota Polri.

Pemeriksaan fisik dilakukan dengan pemeriksaan tambahan seperti rontgen, USG, EKG, dan lainnya.

Seperti diberitakan, sejumlah media asing memberitakan soal tes keperawanan bagi calon anggota Polwan.

Salah satu media asing yang menulis adalah Guardian pada Selasa (18/11) kemarin berjudul “Female Indonesian police recruits forced to undergo ‘virginity tests.”

begini beritanya

Tinggalkan Balasan